Headlines News :
Showing posts with label olahraga lain. Show all posts
Showing posts with label olahraga lain. Show all posts

Dani Pedrosa Akui Rindu Keluarganya


Dani Pedrosa mengakui bahwa dirinya sangat rindu untuk berkumpul dengan seluruh anggota keluarganya. Ya, sebagai pembalap profesional, yang menjadi salah satu tantangan paling berat yang harus dihadapi oleh seorang Dani Pedrosa ialah meninggalkan keluarga dalam waktu yang cukup lama. Berada di belahan dunia yang berbeda, acap kali menjadi pengalang untuk menjalin komunikasi dengan keluarga tercintanya.


Dani Pedrosa yang merupakan salah satu pembalap Repsol Honda tersebut mengungkapkan kepada agen bola terpercaya Indo Master Bola, mungkin saja jika hanya lima hari ia bepergian tentu tidak akan jadi masalah, namun yang jadi persoalannya adalah karena pembalap kelahiran Sabadell, Spanyol itu tidak dapat bertemu dengan keluarga dan teman-teman sampai sekitar tiga minggu atau bahkan bisa lebih juga. Selama itu jugalah dirinya tidak dapat menghubungi mereka karena adanya perbedaan waktu yang cukup signifikan.

Pembalap Spanyol tersebut merasa kehilangan momen-momen berharga bersama keluarga saat ia berada di hotel atau makan sendirian di restoran negara lain. Karenanya, saat berhenti membalap suatu hari nanti, ia berharap bisa mengganti momen yang hilang itu dengan memperbanyak waktu bersama keluarga.

Dani Pedrosa mengaku kepada agen SBOBET bahwa dirinya ingin melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak bisa ia lakukan. Seperti jalan-jalan dengan keluarga, berkumpul dengan para sahabat, dan semua aktivitas lainnya yang masih tidak mungkin bisa ia lakukan mengingat padatnya jadwal seperti sekarang ini. Pria yang lahir pada tanggal 29 September 1985 itu memang masih mempunyai kewajiban untuk pergi ke sana ke mari demi melakukan persiapan dan tentu saja membalap. Di samping itu, suatu hari nanti ia juga ingin melakukan hobinya, yaitu  bersepeda dan mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah ia datangi. Bahkan, Pedrosa juga mengungkapkan bahwa dirinya ingin sekali bisa berkeliling Eropa, berwisata ke Perancis, Italia, dan Negara lain yang ia ingin kunjungi.

Valentino Rossi Senang Dengan Kembalinya Jeremy Burgess

Valentino Rossi merasa senang dengan kembalinya Jeremy Burgess ke MotoGP musim mendatang. Seperti yang kita ketahui bersama, beberapa hari yang lalu sudah beredar kabar di Italia yang menyebutkan bahwa mantan kepala tim Valentino Rossi, yakni Jeremy Burgess bakal kembali turun di MotoGP musim mendatang. Pria yang sudah memasuki usia 61 tahun tersebut diberitakan akan mendampingi seorang pembalap yang pada saat sekarang ini tengah menjadi pemimpin pada tingkatan klasemen Moto3, yakni Jack Miller. Akan tetapi, memang belum ada konfirmasi secara resmi mengenai kebenaran berita tersebut. Miller sendiri memang dikabarkan semakin dekat dengan LCR Honda. Jika benar terjadi, berarti pebalap Australia tersebut akan melewati Moto2 dan langsung lompat ke MotoGP.

Valentino Rossi mengatakan kepada agen bola terpercaya Indo Master Bola , dirinya sudah membaca mengenai pemberitaan tersebut di situs jejaring sosial Twitter. Kemudian, ia pun menanggapinya dengan perasaan senang apabila Jeremy kembali ke MotoGP. Menurut penilaian Rossi, Jeremy datang ke salah satu balapan di tahun ini sehingga ia akan bertemu lagi. Rossi pun menilai jika Jeremy merupakan sosok pria yang masih sangat sehat. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Rossi sendiri sudah resmi memecat Burgess pada akhir musim lalu, dan posisinya digantikan oleh Silvano Galbusera. Burgess sudah menemani Rossi selama 14 tahun karier balapnya. Pria asal Australia tersebut sudah meraih 13 gelar juara ketika menjadi kepala tim Rossi, Mick Doohan, dan Wayne Gardner.

Valentino Rossi mengungkapkan, dirinya tidak mengetahui apakah kabar tersebut benar atau tidak. Akan tetapi menurut penilaiannya, ini akan menjadi satu pilihan yang sangat bagus bagi Miller untuk bekerja bersama dengan Jeremy. Rossi pun merasa optimis jika Jeremy pasti akan mengajari banyak rahasia dan juga trik-trik berhubungan dengan MotoGP kepada Jack Miller. Mantan kepala tim Casey Stoner ketika di Ducati dan Honda, Christian Gabbarini, yang sekarang bekerja di Honda Racing Corporation (HRC) adalah nama lain yang dikaitkan dengan Miller untuk musim mendatang.

Andy Murray Tersisih dari 10 Atlet Top Dunia



Andy Murray tersisih dari 10 atlet top dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 2008 lalu oleh masuknya nama Marin Cilic. Ya, pemain tenis nomor satu di Inggris tersebut rupanya harus berlapang dada karena dirinya terdepak dari daftar 10 top dunia untuk kali pertama. Posisinya itu pun digeser menyusul masuknya Marin Cilic (Kroasia) yang baru saja menjuarai AS Terbuka untuk kali pertama pada akhir pekan lalu.

Seperti yang dilansir agen bola terpercaya Indo Master Bola, Andy Murray yang gagal melangkah ke babak semifinal setelah dikalahkan Novak Djokovic, petenis asal Serbia itu pun tergeser ke peringkat 11. Di samping itu, rupanya Murray juga tergeser ke urutan 11 di peringkat Race to London. Hanya delapan petenis terbaik di peringkat Race to London saja yang dapat bermain di turnamen tutup tahun, ATP World Tour Finals. Pada saat sekarang ini, peringkat delapan ranking Race to London ditempati oleh Tomas Berdych (Ceko) yang unggul 355 poin atas perolehan Murray. Petenis yang lahir di Skotlandia tersebut harus bermain paling tidak tiga turnamen lagi, termasuk lolos ke babak final di Shanghai dan Paris Masters, untuk mendapatkan peluang lolos ke London.

Andy Murray terhempas dari posisi 3 ke 11 dunia usai menjalani operasi pada pinggangnya bulan September di tahun lalu, atau dua bulan usai dirinya berhasil menjad juara Wimbledon untuk kali pertama. Pada tahun kemarin, Murray pun harus absen dari ATP World Tour Finals karena masih dalam masa pemulihan pasca-operasi. Semenjak melakukan operasi tersebut, ia tidak pernah berhasil mengalahkan petenis di peringkat 10 besar dunia hingga bertemu Jo-Wilfried Tsonga (Perancis) pada babak keempat AS Terbuka, pekan lalu.

Di samping mencapai perempat final AS Terbuka, Murray juga lolos ke babak ini di dua turnamen Grand Slam lainnya, Australia Terbuka dan Wimbledon. Sedangkan pada saat mengikuti Perancis Terbuka, pemain tenis yang sudah genap menginjak usia 27 tahun itu melangkah hingga ke semifinal.




Valentino Rossi Suka Motor Honda 500cc dan Yamaha M1


Valentino Rossi mengaku bahwa dirinya suka membalap dengan motor Honda 500cc dan Yamaha M1. Ya, itu adalah motor favorit Rossi di kelas premier. Tahun ini merupakan musim ke 15 bagi Valentino Rossi untuk turun balapan di kelas premier. Sampai dengan sekarang ini, setidaknya Rossi telah mendapatkan tujuh gelar juara dunia. Salah satu pembalap yang berasal dari Italia itu mendapatkan gelar bergengsi tersebut pada tahun 2001-2005, dan 2008-2009. Selama 15 tahun menjalani kariernya sebagai seorang pembalap tersebut, Rossi memang sudah membalap dengan tiga tim pabrikan yang berbeda, seperti di antaranya Honda, Yamaha, dan juga Ducati. Dari seluruh motor yang pernah dia gunakan tersebut, memang ada dua jenis yang menjadi favoritnya sampai dengan saat ini.

Valentino Rossi mengungkapkan, level motor MotoGP sekarang ini sulit untuk dipercaya. Ia pun merasa sangat senang bisa mengendari motor-motor tersebut karena menurut penilaiannya, motor yang sekarang ini mempunyai batas yang amat tinggi untuk segalanya, mulai dari pengereman, kekuatan akselerasi, kecepatan pada saat menikung, dan juga cengkereman. Maka dari itu, ia merasa sangat luar biasa.

Valentino Rossi pun memilih motor sekarang dan motor Honda (500cc) yang menurut penilaiannya sangat fantastis, beserta dengan motor yang lain seperti Yamaha M1 pada tahun 2005 lalu. Menurut pendapat dirinya, motor M1 sekarang ini kurang lebih memiliki level yang sama dengan kedua motor tersebut. Berikut di bawah ini adalah beberapa daftar motor dan hasil balapan pembalap berumur 35 tahun tersebut di kelas premier.

2000: Honda 500cc [V4] dua-tak (2 menang, peringkat2). 
2001: Honda 500cc [V4] dua-tak (11, juara)
2002: Honda 990cc [V5] empat-tak (11, juara) 
2003: Honda 990cc [V5] four-stroke (9, juara)
2004: Yamaha 990cc [Inline 4] empat-tak (9, juara) 
2005: Yamaha 990cc [Inline 4] empat-tak (11, juara)
2006: Yamaha 990cc [Inline 4] empat-tak (5, 2)
2007: Yamaha 800cc [Inline 4] empat-tak (4, 3)
2008: Yamaha 800cc [Inline 4] empat-tak (9, juara)
2009: Yamaha 800cc [Inline 4] empat-tak (6, juara)
2010: Yamaha 800cc [Inline 4] empat-tak (2, 3)
2011: Ducati 800cc [V4] empat-tak (0, 7)
2012: Ducati 1000cc [V4] empat-tak (0, 6)
2013: Yamaha 1000cc [Inline 4] empat-tak (1, 4)
2014: Yamaha 1000cc [Inline 4] empat-tak (0, 3) musim masih berjalan

Zulkifli Tanjung : Pelatnas di Korea Jelang Asian Games 2014


Zulkifli Tanjung mengungkapkan, jika pemusatan latihan nasional di Korea sudah digelar semenjak bulan Juli 2014 lalgi jelang Asian Games 2014. Ya, Pengurus Besar Taekwondo Indonesia menghelat pemusatan latihan nasional di Korea Selatan sampai perhelatan Asian Games 2014 di Incheon, pada tanggal 19 September hingga 4 Oktober 2014 mendatang. Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBTI tersebut, pelatnas di negeri ginseng tersebut memang sudah digelar sejak Juli lalu sebagai persiapan menjelang ajang olahraga yang hanya dihelat empat tahun sekali itu saja.

Zulkifli Tanjung mengatakan, kurang lebih sekitar tiga bulan dilakukan training camp di Korea Selatan. Alasannya adalah karena di Korea Selatan mitra tandingnya ada banyak, sehingga bisa menjadi ajang persiapan yang sangat baik. Zulkifli menjelaskan, pelatnas di Korea Selatan adalah ajang uji tanding sebagai salah satu upaya pemantapan teknik, fisik, serta mental sebelum ajang olahraga terbesar seAsia itu dilangsungkan. Menurut pendapatnya, jika dalam olahraga bela diri, uji tanding tersebut jauh lebih penting daripada latihan. Maka dari itu, sebenarnya waktu tiga bulan tidaklah cukup.

Zulkifli Tanjung menyatakan, negara lain bahkan sudah mulai melakukan uji tanding semenjak satu hingga satu setengah tahun sebelumnya. Walaupun tedapat enam atlet yang masuk pelatnas di Korea Selatan, tetapi hanya ada empat atlet, dua putra dan dua putri saja, yang akan turun berlaga di Incheon. Mereka itu di antaranya adalah Aggie Seftyan Prasbowo (kelas 54 kg), Ong Stevanus (kelas 58 kg), Aghniniy Haque (kelas 46 kg) dan Mariska Halinda (kelas 57 kg). yang menjadi target realistis dari tim nasional taekwondo di dalam ajang olahraga itu ialah medali perak. Sedangkan prestasi tertinggi yang berhasil didapatkan pada ajang serupa empat tahun yang lalu di Guangzhou, Tiongkok hanya sekedar medali perunggu saja. Ia pun mengharapkan dapat membawa pulang emas, namun realistisnya medali perak mengingat banyaknya lawan yang tangguh seperti Thailand, Korsel, dan juga Iran. 

Aa Gym Peduli PON 2016


AaGym peduli PON 2016 yang akan dilangsungkan di Jawa Barat. Ia menilai, perhelatan tersebut akan menghasilkan pemberdayaan bagi masyarakat setempat. Ya, pria yang memiliki nama lengkap KH Abdullah Gymnastiar itu mempunyai kepedulian yang besar terhadap perhelatan PON XIX/2016 Jawa Barat yang menurut penilaiannya merupakan sebuah ajang yang strategis dan menjadi pekerjaan besar bagi Jabar.
Aa Gym mengungkapkan, PON XIX/2016 Jabar tidak sekedar mencari juara olahraga saja, tetapi lebih jauh dari itu mereka harus menjadi sarana pemberdayaan bagi umat untuk menjadi manusia juara di semua bidang. Selain itu, Aa Gym yang ikut hadir pada Gathering PON XIX/2016 Jabar di Bandung itu mengatakan, perhelatan besar itu harus memberikan output yang positif dan berlipat untuk masyarakat Jabar sehingga penyelenggaraan itu tidak menjadi sia-sia saja. Ia menilai, atlet juara bisa mendapatkan emas, mendapat bonus sehingga pengurus se-Indonesia merasa senang.
Aa Gym mengutarakan, masyarakat merasa ada pemberdayaan ekonomi di dalamnya, sehingga para pengusaha dan sponsor menjadi diuntungkan dan tuan rumah juga tidak hanya kebagian capek harus untung dan tertib administrasi saja. Di samping itu ia juga menyebutkan, apapun yang dilakukan secara sungguh-sungguh pasti akan mendatangkan keuntungan baik materi ataupun imateri. Menurut pendapatnya, keduanya itu harus dikejar secara seimbang dan tidak boleh berat sebelah.
Aa Gym menilai, apapun yang digelar secara sungguh-sungguh dan dukungan penuh yang diberikan oleh seluruh elemen akan meraih sukses yang menguntungkan. Ia berpendapat, Jabar harus sungguh-sungguh, begitu juga dengan masyarakat Jabar yang harus mendukung penuh karena itu merupakan perhelatan bersama. Menurut peninlaiannya, PON bukan menjadi hal yang baru dan pihak penyelenggara juga harus mau terus belajar dan berkaca dari penyelenggaraan PON-PON sebelumnya, mana yang lebih baik dan mana yang kurang baik harus segera dibenahi oleh Jawa Barat. Ia mengatakan, jangan sampai kesalahan yang dulu diulang kembali. Ia pun berharap semoga PON 2016 itu bisa sukses digelar.

Valentino Rossi Uji Coba YZR-M1


Valentino Rossi sudah melakukan uji coba YZR-M1 mesin Yamaha untuk kompetisi 2015 mendatang. Pembalap professional itu pun mengungkapkan jika Yamaha masih banyak memiliki pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk menyempurnakan motornya. Setali tiga uang dengan Rossi, hal yang serupa juga diungkapkan oleh Jorge Lorenzo usai balapan Brno. Seakan tak mau ketinggalan dengan Honda, duo Yamaha Movistar pun sudah melakukan tes untuk mesin prototipe 2015. Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi kembali melajukan motornya di sirkuit Brno. Alhasil, kedua pembalap itu menemukan poin positif dari motor barunya tersebut. Akan tetapi, di sisi lainnya juga masih terdapat banyak celah yang harus diselesaikan.

Jorge Lorenzo pun memuji sasis motor 2015 yang terasa lebih stabil. Seperti saat ditemui oleh Agen terpercaya Indo Master Bola, Lorenzo yang sudah menggeber motornya selama 52 lap mengatakan, ia mencoba beberapa hal untuk sepeda motor di tahun depan dan itu sudah cukup baik jika dilihat dalam beberapa aspek. Akan tetapi, menurutnya masih ada beberapa poin negtif di sisi lain. Namun, secara umum uji coba yang dilakukan itu sudah berjalan dengan baik. Di samping itu, Lorenzo juga menguji beberapa faktor untuk tahun ini. Sasis untuk tahun depan tampaknya akan sedikit lebih stabil. Pada saat Lorenzo memberikan pujian terhadap sasis motor 2015, giliran Rossi yang memberikan poin tambahan untuk proses pengereman. Catatan Rossi berhubungan dengan motor 2015 itu terletak pada kecepatan yang masih dirasakan lambat oleh dirinya.
Valentino Rossi mengungkapkan, prototipe pertama mesin baru yang di uji coba olehnya itu adalah langkah kecil namun itu sedikit lebih baik. Ia sudah berusaha untuk meningkatkan beberapa hal, namun dalam kecepatan, perasaannya menjadi sedikit kehilangan. Oleh sebab itu ia menyimpulkan, mesin Yamaha 2015 tersebut mempunyai sesuatu yang baik dan poin yang buruk juga.

Valentino Rossi sendiri menempati posisi ke 5 pada sesi uji coba Brno (18/8). Sementara itu, Lorenzo berada di urutan kedua, sedangkan Marc Marquez menjadi pembalap dengan raihan waktu tercepat.

Valentino Rossi Tak Terhalangi Faktor Usia



Valentino Rossi mengaku bahwa dirinya memang sudah tidak muda lagi. Namun, karier yang dijalaninya sebagai pembalap tidak akan terhalang oleh faktor usia. Seperti yang diketahui, pada bulan Februari 2014 lalu Valentino Rossi sudah genap berusia 35 tahun. Maka dari itu sekarang ini salah satu pembalap Movistar Yamaha tersebut sudah menjadi pembalap tertua yang ikut MotoGP, menyusul mundurnya Colin Edwards setelah GP Indianapolis pada tanggal 10 Agustus 2014 lalu. Akan tetapi, rupanya usia tidak menjadi penghalang bagi Rossi untuk terus maju. Pada musim ini, ia bahkan masih terus membalap dengan baik dan sementara ini berada di peringkat tiga klasemen, atau tepatnya berada di bawah Marc Marquez dan Dani Pedrosa, dan di atas rekan satu timnya, Jorge Lorenzo.

Valentino Rossi mengungkapkan kepada Agen bola terpercaya Indo Master Bola pada saat ditemui beberapa waktu lalu, jelas saja pada saat ia masih berusia 25 tahun, 10 tahun yang lalu, kondisinya sangat berbeda. Akan tetapi, dalam beberapa tahun terakhir ini dirinya justru tidak merasakan banyak perbedaan. Menurut pendapatnya, apabila dirinya masih merasa baik-baik saja secara fisik dan terus berlatih dengan keras, terutama jika ia masih mempunyai motivasi yang benar, maka ia bisa tetap bertahan di papan atas untuk beberapa tahun ke depan. Di samping itu, Rossi pun tidak lupa menyebutkan beberapa keuntungan pada saat seseorang menjadi pembalap senior. Ia menilai, mereka punya pengalaman lebih dan tahu bagaimana cara untuk bertahan saat menjalani balapan, dengan segala perubahan yang mungkin terjadi.

Valentino Rossi mengatakan, di akhir tahun lalu ia sedikit merasa frutrasi karena tidak bisa meningkatkan kecepatan untuk berjuang meraih podium pada setiap balapan. Maka dari itu, ia memilih untuk mengubah sesuatu. Itu adalah taruhan besar yang ia lakukan. Namun pada akhirnya ia bisa merasa senang karena bisa lebih menikmati balapan di musim ini. Seperti yang diketahui, perjalanan Rossi masih akan panjang di MotoGP. Juara dunia tujuh kali di kelas premier ini memang telah memperpanjang kontrak dengan Yamaha hingga akhir 2016. Artinya, dia masih akan menjalani balapan ke 20 dan ke 21 di sepanjang kariernya sebagai pembalap dunia.

Albert C Sutanto : 4 Atlet Renang Tak Bisa Tampil di Kejuaraan Internasional

Albert C Sutanto mengungkapkan kepada agen Sbobet ada 4 atlet renang yang tidak bisa tampil di kejuaraan internasional karena sudah masuk Pelatnas Asian Games XVII Korsel. Maka dari itu, hanya ada 18 atlet renang pelatnas saja yang sudah dipersiapkan untuk melenggang ke SEA Games 2015 Singapura yang terlebih dulu akan mengikuti pertandingan uji coba di Hongkong Terbuka pada tangal 28 hingga 31 Agustus 2014 mendatang.

Albert C Sutanto yang merupakan pelatih renang nasional mengatakan kepada agen bola terpercaya Indo Master Bola, sebenarnya PB PRSI mengajukan 22 atlet renang menuju Hongkong Terbuka, tetapi karena empat atlet sudah tercatat dalam Pelatnas Asian Games XVII Korsel dan sudah melakukan dua kali uji coba, maka tidak diperkenankan tampil lagi untuk tampil dalam suatu kejuaraan internasional. Menurut penilaian Albert, empat atlet pelatnas Asian Games Incheon 2014 itu di antaranya adalah I Gede Siman Sudartawa, Glenn Victor Sutanto, Triady Fauzi Sidiq, dan juga Dennis Josua Tiwa. Keempat atlet itu memang baru saja tiba di Tanah Air usai mengikuti Turki Terbuka minggu kemarin.

Pada kejuaraan tersebut, tiga emas sukses diraih oleh Siman, Glenn Victor, dan juga Triaji, sedangkan Dennis berada di peringkat kelima. Menurut pendapat Albert, prestasi yang sudah berhasil diraih oleh para perenang tersebut diharapkan mampu terus dijaga dan tetap konsisten supaya bisa mencapai puncaknya di Asian Games 2014 yang akan dilangsungkan pada tanggal 19 September sampai 4 Oktober 2014 mendatang. Para pengurus Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) yang bertanggung jawab dalam mempersiapkan atlet ke berbagai multievent itu pun memberi kesempatan kepada ke 18 atlet pelatnas SEA Games tersebut untuk bertanding di Hongkong dengan harapan supaya mereka juga semakin termotivasi lagi untuk meningkatkan kemampuan setelah selama ini berlatih di Jakarta dan Bandung.

Albert C Sutanto mengatakan, ujicoba di Hongkong Terbuka itu akan membuka peluang bagi tim renang nasional untuk menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia di SEA Games Singapura 2015. Lewat pertimbangan itu jugalah, maka para atlet Pelatnas SEA Games terus dipompa prestasinya, meskipun ajang multievent dua tahunan ASEAN masih panjang.

Jorge Lorenzo Tunjukkan Peningkatan yang Signifikan


Jorge Lorenzo tunjukkan peningkatan yang signifikan di musim ini, meskipun ia belum pernah menjadi juara. Ya, pada dua balapan terakhir di Indianapolis dan Ceko, pembalap Movistar Yamaha ini sudah tampil baik dan selalu finis di posisi kedua. Tentu saja hasil tersebut adalah peningkatan yang signifikan apabila dibandingkan dengan hasil yang dicapai olehnya pada setengah musim pertama. Tercatat dari 9 kali balapan, pembalap berusia 27 tahun itu hanya tiga kali saja naik ke atas podium setelah finis ketiga di Argentina dan Jerman, serta kedua di Italia.

Jorge Lorenzo memang sedang menunjukkan performa yang gemilang dengan kondisi fisik yang lebih prima daripada sebelumnya, Jeda musim hampir satu bulan ini dimanfaatkan dengan baik oleh Lorenzo untuk meningkatkan kondisi fisiknya. Alhasil, sebelum seri ke 10 di Indianapolis pada tanggal 8 hingga 10 Agustus 2014 lalu, berat badan Lorenzo pun turun 4 kg dan terlihat menjadi lebih bugar lagi.

Jorge Lorenzo mengungkapkan, sampai di tahun ini dirinya selalu berlatih fisik di pusat kebugaran, sekarang ia pun mulai berlatih di luar lebih banyak. Seperti yang diberitakan oleh Agen bola terpercaya Indo Master Bola diungkapkan jika sekarang ini dirinya sedang merasa lebih nyaman berada di atas motor. Ia menyukainya karena hal itu sudah membuat dirinya menjadi lebih menyatu lagi dengan motor dan tidak menyakiti sendi.

Jorge Lorenzo mengawali musim 2014 ini dengan kondisi fisik yang tidak 100 persen fit. Untuk memulihkan kondisi fisiknya tersebut, ia pun mulai berlatih hingga 8 jam sehari. Sang juara dunia di tahun 2010 dan 2012 itu sudah mengubah pola makan dan berlatih di bawah arahan personal trainer Marc Rovira, semenjak seri ketiga di Argentina. Rovira pun mengarahkan Lorenzo untuk banyak berlatih dengan sepeda gunung. Hasilnya, Lorenzo saat ini sedang berada dalam kondisi fisik yang prima dan siap untuk berburu kemenangan.

Lis Andriana, Atlet Paralayang yang Menargetkan Medali Emas


Lis Andriana yang merupakan atlet paralayang Indonesia memberikan target untuk memperoleh medali emas dalam Kejuaraan Dunia Paralayang Seri III dan IV yang dilangsungkan di Bali dan Turki pada bulan September dan Oktober di tahun 2014 nanti. Seperti yang diketahui, Lis adalah atlet yang berasal dari Kalimantan Timur. Pada saat ditemui pada sela acara Pre FAI World Paragliding Accuracu Championship dan Kejurnas Paralayang di kawasan Puncak, Jawa Barat lalu, Lis mengungkapkan jika ia sudah memimpin di Seri I dan II dengan memenangkan semua medali emas. Sehingga di tahun ini ia menargetkan untuk kembali menjadi juara dunia.

Lis Andriana memang sudah dua tahun berturut-turut ini menjadi peraih medali emas di kejuaraan paralayang tingkat dunia. Ketika ditanyakan lebih lanjut oleh Agen bola terpercaya Indo Master Bola,Dara cantik ini pun merasa yakin jika dirinya bisa membawa pulang gelar juara dunia lagi. Sebab menurut pengakuannya, Lis sudah mengetahui benar bagaimana karakter cuaca dan arah angin yang terdapat di kedua lokasi perlombaan tersebut.  Sementara itu, untuk kategori beregu, Lis menilai tim Indonesia jauh lebih unggul daripada para pesaing dari negara lainnya.

Lis Andriana mengklaim, Indonesia memiliki banyak atlet muda yang berprestasi. Pada Kejurnas tersebut terdapat tiga kualifikasi kejuaraan, yakni putra, putri, dan beregu. Kategori pria dimenangkan secara berurutan oleh Alexander Hardono (Jawa Tengah),  Purnomo Alamsyah (Jawa Barat), dan Dede Supratman (Jawa Barat).  Sedangkan kategori putri dimenangkan oleh Ike Ayu Wulandari (Jawa Timur), Rina Kusumaningrum (Sumatera Barat), dan Lis Andriana (Kalimantan Timur). Sementara itu, kategori beregu dimenangkan oleh regu Jabar, Jateng, dan Jatim.

David Agustinus Teak yang merupakan Mid Director Kejurnas pun mengungkapkan, kesulitan utama dalam perlombaan kali ini adalah terkait persoalan ketidakjelasan cuaca. Akan tetapi menurut pendapatnya, hal tersebut juga sudah terjadi di mana-mana, bahkan hampir di setiap kegiatan. Selain itu, masalah kemacetan yang terjadi di sekitar daerah Puncak juga menjadi masalah tambahan.

Marc Marquez Tampik Tudingan Kepadanya



Marc Marquez tampik tudingan yang diuntukan kepada dirinya yang sudah membantu Ducati di kualifikasi kemarin. Ya, Marquez menolak tuduhan bahwa dirinya sudah dengan sengaja memberikan jalan kepada Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone untuk mendapat tempat start di baris terdepan GP Ceko. Hal ini berarti, para pesaing terkuatnya akan start di luar baris paling depan. Seperti yang diketahui, pada sesi kualifikasi yang dilangsungkan pada hari Sabtu 16 Agustus 2014 waktu setempat lalu, Iannone mengikuti Marquez sampai sempat memimpin daftar pencatat waktu tercepat, menjelang akhir sesi, dan pada akhirnya sukses mengamankan tempat start ketiga.

Valentino Rossi pun merasa yakin jika hal tersebut terjadi tidak semata-mata karena suatu kebetulan saja. Menurut pembalap Movistar Yamaha tersebut, ini merupakan cara pintar yang dilakukan oleh Marc Marquez dengan memanfaatkan para pembalap Ducati untuk menjauhkan para pesaing utamanya. Untuk informasi, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan Rossi akan memulai GP Ceko dari posisi start kelima, enam, dan tujuh. Akan tetapi, Marquez sendiri mengatakan jika hal tersebut bukanlah sesuatu yang disengaja olehnya.

Marc Marquez mengatakan, hal itu benar-benar tidak disengaja. Namun yang menjadi persoalannya sekarang ini adalah tidak mungkin bagi dirinya untuk bisa mengurusi semua pembalap dan pada akhirnya ia hanya ingin melakukan kualifikasi dengan baik saja. Oleh sebab itu, ia harus tetap berwaspada kepada para pesaing utama dirinya seperti Dani, Jorge, dan juga Valentino.

Marc Marquez menjelaskan, setiap pembalap tentu saja akan mencari patokan dan yang paling tepat adalah dengan mengkuti pebalap yang tercepat. Bagi dirinya, itu adalah hal yang normal saja. Tentu saja apabila Dani, Valentino, atau Jorge berada di belakangnya, maka Marquez akan menutup jalur. Akan tetapi jika yang berada di belakangnya adalah pembalap lain, maka tak ada masalah bagi dirinya. Di samping itu, Marquez pun mengaku sempat membuat kesalahan pada tikungan terakhir sehingga Iannone yang membuntuti di belakangnya sempat mencatatkan waktu yang lebih baik darinya.

Bernard Tomic Akan Tampil di AS Terbuka


Bernard Tomic yang merupakan salah satu pemain tenis asal Australia tetap memiliki kesempatan untuk tampil pada turnamen Grand Slam terakhir dalam satu musim, Amerika Serikat Terbuka, yang akan dilangsungkan di New York pada tanggal 25 Agustus sampai 8 September 2014 mendatang dengan fasilitas wild card. Mengetahui hal tersebut, Tomic pun tidak bisa menutupi rasa bahagianya karena mendapat wild card untuk ikut serta dalam AS Terbuka. Oleh sebab itu, ia pun tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi Tenis Australia atas kesempatan yang telah diberikan kepadanya itu. Sekarang ini, ia pun hanya ingin fokus pada persiapan demi berada pada posisi terbaik untuk memanfaatkan semua peluang yang ia peroleh.

Bernard Tomic tidak berhak lolos langsung ke babak utama lantaran peringkatnya yang merosot jauh sampai di luar 100 besar, menyusul prestasinya yang buruk. Maka dari itu, Tomic pun harus mundur pada pertandingan pertama di Australia Terbuka melawan Rafael Nadal karena cedera pada paha yang ia dapatkan pada bulan Januari 2014 lalu. Setelah itu, ia pun kalah 0-6, 1-6 dari Jarkko Nieminen dalam 28 menit di Miami Masters, Maret.

Bernard Tomic sebagai petenis berumur 21 tahun ini pada akhirnya kembali tersingkir di babak pertama pada Perancis Terbuka, dengan kalah tiga set langsung dari Richard Gasquet. Kemudian, pemain yang pernah berurusan dengan pihak kepolisian karena melanggar batas kecepatan pada saat mengendarai mobil ini pun kalah pada babak kedua Wimbledon, dari Tomas Berdych.

Bernard Tomic sukses kembali ke peringkat 70 dunia setelah meraih gelar keduanya di level profesional pada Kolombia Terbuka pada bulan Juli 2014 lalu. Akan tetapi, rupanya Tomic sudah terlambat untuk mengamankan tempat di babak utama AS Terbuka. Untung saja, dia bisa mendapatkan wild card tersebut. Di samping itu, Tomic pun harus lepas dari IMG, sebagai perusahaan manajemen yang sudah mengurusnya sejak memasuki usia belasan tahun. Hal itu disebabkan karena IMG memutus kontrak terlebih dulu dengan pertimbangan kelakuan buruk Tomic di luar lapangan.

 
Support : Tips Bola | Info Bola | Kaskusex
Copyright © 2013. Indomasterbola - All Rights Reserved
copyright supported by indomasterbola
Proudly powered by Blogger